"Keluarga dekat termasuk anaknya sudah berada di Singapura saat ini," kata Menlu Retno Marsudi saat dihubungi detikcom, Senin (18/5/2015).
Retno mengatakan kondisi Burhan semakin memburuk. Retno berharap Burhan dapat melewati masa-masa kritisnya saat ini.
"Kondisi beliau memang menurun. Saya baru komunikasi dengan Singapura 30 menit yang lalu. Mohon doakan yang terbaik buat beliau," ujar Retno.
Kepindahan Burhan ke Singapura ini untuk mendapatkan perawatan atas luka bakar yang dideritanya setelah menjadi korban helikopter jatuh di Pakistan. Dubes Burhan tiba di Singapura pada tanggal 12 Mei 2015 sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Sejak saat itu, Burhan dirawat di Singapore General Hospital. Selain itu, lokasi Singapura yang lebih dekat mempermudah sanak famili di Indonesia untuk mengunjungi.
Dalam insiden Jumat (8/5) itu, istri Dubes Burhan, Hery Listyawati meninggal dunia. Mereka tengah dalam perjalanan bersama sejumlah diplomat atas undangan PM Pakistan.
Heli yang ditumpangi celaka saat perjalanan pulang. Heli jatuh di pegunungan Gilgit. Jenazah Hery sudah dimakamkan di Yogyakarta.
(dha/kha)











































