Tanpa AS & Australia, Protokol Kyoto Diberlakukan

Tanpa AS & Australia, Protokol Kyoto Diberlakukan

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2005 14:45 WIB
Jakarta - Protokol Kyoto yang didukung 141 negara hari Rabu ini mulai diberlakukan. Traktat bersejarah tersebut mengharuskan pengurangan emisi gas yang menyebabkan pemanasan global. Perjanjian ini diberlakukan tanpa dukungan dari Amerika Serikat, penyebab polusi terbesar di dunia.Mulai hari ini, 30 negara maju yang telah meratifikasi traktat Kyoto akan diwajibkan untuk mengurangi emisi gas hingga 5,2 persen sebelum tahun 2012. Target ditetapkan untuk masing-masing negara yang berdasarkan level emisi gas mereka di tahun 1990.AS menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2001 begitu Presiden George W Bush mulai memimpin. Alasannya, dengan bergabung dalam perjanjian itu akan mengganggu perekonomian AS. Selain AS, negara industri besar lainnya yang menolak traktat tersebut adalah Australia. Kesepakatan Kyoto ini dicapai pada pertemuan di Kyoto, Jepang pada tahun 1997 silam.Washington bersikeras bahwa penolakannya atas Protokol Kyoto adalah karena alasan yang sah. Namun ditekankan, meski tidak bergabung AS tetap berkomitmen untuk mengurangi polusi."Di bawah pemerintahan ini kami telah membuat komitmen untuk mengurangi pertumbuhan emisi gas rumah kaca dengan cara yang terus menumbuhkan perekonomian kami," tegas Sekretaris Pers Gedung Putih, Scott McClellan, Selasa (15/2/2005) waktu setempat. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads