"Kemarin malam setelah Isya dan nanti malam doa bersama lagi. Yassin-an, mengundang tetangga, keluarga," ujarโ salah seorang kerabat Eri, Esti Ashadi.
Hal ini disampaikan Esti kepada wartawan di rumah Eri di Dusun Biru Tengah, Desa Trihanggo, Gamping, Sleman, Senin (18/5/2015). Doa bersama digelar setelah isya.
Sebuah tenda berwarna hijau sudah terpasang di depan rumah. Tamu dari tetangga dan kerabat terus berdatangan.
Keluarga hingga kini terus berharap ada mukjizat Eri bisa ditemukan selamat. Anak ketiga dari tiga bersaudara ini dikenal sebagaiโ anak yang supel dan banyak teman.
Esti yang terus melayani tamu-tamu yang datang menceritakan Eri hobi naik gunung setelah masuk kuliah.
"Kalau mama sama kakak perempuannya masih capek, banyak tamu. Tapi ayahnya yang kelihatan paling sedih, diajak ngomong seperti bingung," tutur Esti.
(sip/try)











































