Agung Bantah Ada Lobi Calon Kapolri kepada Anggota DPR
Rabu, 16 Feb 2005 13:51 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agung Laksono membantah ada lobi yang dilakukan sejumlah calon kapolri dan panglima TNI kepada anggota dewan. Menurut Agung, hal itu tidak mungkin terjadi karena DPR bukan lembaga yang memutuskan. "Tidak ada kegiatan politis semacam itu, baik oleh calon panglima maupun calon kapolri. Tidak ada pendekatan-pendekatan," ujar Agung ketika ditemui wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2005). Sebelumnya beredar kabar, ada lobi yang dilakukan sejumlah calon kapolri kepada anggota DPR. Dikatakan Agung, DPR hanya memberi pertimbangan terhadap nama yang diajukan presiden. "Itu di luar kewenangan kita karena semua diserahkan kepada presiden dan presiden yang mengajukan nama calon. Jadi DPR tidak menentukan, tapi hanya mempertimbangkan, tidak ada lobi-lobi," katanya. Ditanya apakah ada sanksi jika ada anggota dewan yang terlibat lobi semacam itu, Agung enggan berkomentar. "Belum sejauh itu," jawabnya.Disinggung soal nama calon panglima TNI, Agung menegaskan DPR belum menerima dari presiden. Namun, siapapun nama yang diajukan presiden, DPR tidak akan mempersoalkannya. "Belum ada nama, kita tidak targetkan. Sesuai keputusan paripurna, kita merekomendasikan presiden secepatnya menindaklanjuti proses pencalonan panglima TNI. Tapi sikap DPR tentu tidak bisa aktif, harus menunggu presiden," jelasnya.
(rif/)











































