Mahasiswa Joglosemar 'Segel' Istana Negara Gedung Agung

Mahasiswa Joglosemar 'Segel' Istana Negara Gedung Agung

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2005 13:49 WIB
Yogyakarta - Sekitar lima puluh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Joglosemar hari ini Rabu (16/2/2005) menggelar aksi 'menyegel' Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta. Mereka menilai Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla (SBY-JK) gagal memenuhi janji 100 hari pemerintahannya.Aksi demo gabungan dari anggota BEM UGM, UNY, Undip, Unnes dan UNS itu dimulai pukul 10.00 WIB dari Bunderan kampus UGM. Kemudian mereka long march menuju Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta di Jl. Ahmad Yani. Beberapa poster yang dibawa bertuliskan 'gantung koruptor, ganti menteri kaki tangan kapitalis, tolak kenaikan BBM.'Di sepanjang jalan yang dilalui, mahasiswa secara bergantian melakukan orasi di atas mobil pick up. Salah seorang koordinator aksi Hanta Yuda AR dalam orasinya menyatakan 100 hari pemerintahan SBY-JK telah gagal membawa perubahan yang signifikan.Dia mengatakan, janji-janji SBY di awal pemerintahan tidak terbukti sama sekali. Sebaliknya justru semakin dari harapan rakyat. "Shock teraphy yang dijanjikan ternyata tidak ada realisasinya. Bahkan kebijakan yang diambil tidak populis dan tidak berpihak pada rakyat," katanya.Menurut Hanta, contoh kebijakan SBY yang tidak populis adalah kebijakan untuk menaikkan harga BBM. Selain itu pemerintah juga terlalu sibuk dengan upaya mencari utang luar negeri baru."SBY yang dulu berjanji akan memimpin langsung upaya pemberantasan korupsi, terbukti hanya setengah hati melakukannya. Berbagai kasus korupsi sampai saat ini hanya sampai di meja pengadilan saja. Namun sampai sekarang belum ada satupun koruptor kakap yang dihukum," kata dia. Setelah melakukan long march sejauh 5 kilometer, di depan gerbang Gedung Agung, satu peleton anggota Sabhara Poltabes Yogyakarta, satu buah truk dan satu mobil sedan telah diparkir di depan pintu gerbang untuk menghadang mereka. Akibatnya, mahasiswa tidak leluasa berdemo.Mahasiswa pun kemudian menggelar aksi di dekat truk di depan pintu yang masih tersisa. Sementara itu aparat keamanan hanya berjaga-jaga di sekitar. Sebagian lagi ada yang berteduh di bawah pohon beringin yang ada di sebelah utara.Setelah berorasi selama satu jam sambil menggoyang-goyang pintu gerbang Gedung Agung, aksi kemudian diakhiri dengan menempelkan sebuah poster bertuliskan "Gedung Ini Disegel Rakyat." Poster tersebut juga menandakan mahasiswa secara sah telah menyegel Istana Gedung Agung. Aksi diakhiri pukul 12.00 WIB. (asy/)


Berita Terkait