Jika Gagal Ikut Pilkada, Golkar Bisa Tinggal Sejarah

Golkar Pecah

Jika Gagal Ikut Pilkada, Golkar Bisa Tinggal Sejarah

- detikNews
Senin, 18 Mei 2015 14:06 WIB
Jika Gagal Ikut Pilkada, Golkar Bisa Tinggal Sejarah
Jakarta - PTUN bakal memutuskan apakah SK Menkum HM yang mengesahkan Golkar kubu munas Ancol pimpinan Agung Laksono sah atau tidak. Jika putusan PTUN tak menghentikan kisruh internal Golkar, maka Golkar bisa-bisa tinggal sejarah.

"Bila gagal ikut Pilkada serentak, besar kemungkinan Golkar tinggal sejarah. Apalagi apabila tokoh sentral yang tak terlibat konflik seperti Muladi menyatakan mundur dari Golkar," kata pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada wartawan, Senin (18/5/2015).

Konflik Golkar yang berkepanjangan memang membuat posisi partai beringin yang jaya di era orba kian turun. Kini partai beringin bahkan terancam tak bisa ikut Pilkada, setelah KPU mensyaratkan parpol peserta Pilkada harus diakui secara sah oleh pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konflik tidak hanya menghabiskan energi, dana dan pikiran, tapi juga kepercayaan rakyat," katanya.

"Poin terakhir itu yang membuat Golkar ditinggalkan pemilihnya dan akhirnya menjadi kerdil dan bubar," pungkasnya.

Lalu apakah gugatan kubu Aburizal Bakrie atau Agung Laksono yang bakal menang? Menurut salah seorang senior Golkar Hajriyanto Y Thohari, siapa pun yang menang keduanya pasti menyesal karena Golkar semakin turun menuju limbo sejarah. Mampukah Agung dan Ical membangun kembali Golkar dan membuktikan bahwa Golkar tak akan bubar?

(van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads