"Pertemuan rencananya hari ini pukul 14.00 WIB di Istana Negara," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan kepada detikcom, Senin (18/5/2015).
Setidaknya ada tiga hal yang akan dibahas pimpinan DPR dengan Presiden Jokowi, yaitu soal revisi UU Pilkada, penyerapan anggaran, dan aperan pemerintah dalam perundang-undangan baik dalam hal penyusunan maupun revisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ketiga hal tersebut, ada kemungkinan pimpinan DPR dan Presiden membahas hal lain, utamanya soal langkah menyelamatkan Golkar dan PPP di Pilkada Serentak 2015. Taufik Kurniawan mengusulkan Presiden meminta Mahkamah Agung untuk mempercepat proses persidangan sengketa Golkar dan PPP.
Usul ini, kata Taufik, bukanlah upaya intervensi. Sebab Taufik mengusulkan Presiden hanya meminta tahapannya dipercepat tanpa menyasar substansi. Dengan percepatan, diharapkan sengketa Golkar dan PPP sudah selesai di pengadilan sebelum pendaftaran pilkada 26-28 Juli mendatang.
Akankah pertemuan Presiden dan pimpinan DPR menghasilkan langkah penyelamatan untuk Golkar dan PPP?
(trq/fjp)











































