Anak-anak adalah titipan Tuhan, begitulah kira-kira pepatah tua mengatakan. Namun perlakukan Utomo Perbowo dan istrinya Nurindria Sari terhadap kelima anaknya seolah tak pernah mendengar pepatah tersebut.
Utomo dan Iin menelantarkan anaknya, 1 anak lelakinya diusir dari rumah dan terpaksa tidur di pos sekuriti perumahan. Sementara 4 anak perempuannya 'diisolasi' di dalam rumah mereka.
Ternyata ada narkoba di balik kasus penelantaran anak tersebut. Padahal Utomo diketahui bekerja sebagai dosen, sebuah profesi yang turut membantu mencerdaskan anak bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mendidik Berarti Menelantarkan
|
|
"Mereka anggap ini adalah hal yang benar untuk pendidikan anaknya," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charlian, Sabtu (16/5/2015).
Anak-anak mereka sampai terlihat kurus tak terawat. Untuk soal sekolah pun anak-anak Utomo dan Iin itu terancam tak bisa ikut Ujian Nasional.
2. Rumah Bagai Kapal Pecah
|
|
"Kondisi rumahnya itu sangat tidak layak. Itu tisu di mana-mana, bahkan baju saja dipakai buat ngelap bekas beras. Sangat menjijikkan sekali," ujar Kasubdit 1 Jatanras Polda Metro Jaya, Kompol Budi di Polda Metro Jaya, Kamis (14/5/2015).
Utomo mengaku tak punya waktu untuk membenahi masalah kebersihan di rumahnya. Ia juga mengaku tak memiliki cukup uang untuk menggunakan jasa pembantu rumah tangga, padahal ada dua mobil yang selalu terparkir di halaman rumahnya.
"Mana cukup Pak. Gaji saya Rp 1.250.000, sekarang pembantu aja sudah berapa? Anak lima hidup sangat pas-pasan," kata Utomo.
3. Pakai Sabu di Rumah
|
|
Tak hanya itu, Utomo dan Iin juga diketahui pernah memakai barang haram saat anak-anaknya ada di rumah. Namun belum bisa dipastikan apakah di depan anak-anaknya.
"Ya kalau (memakai) di rumah anak-anaknya ada di situ.β Tetapi pengakuannya anaknya tidak sampai dicekoki," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto kepada detikcom, Minggu (17/5/2015).
Halaman 2 dari 4











































