"Banyak jalan menuju Roma, tapi kami punya jalan sendiri. Negara harus berani, kita punya bendera dan presiden. Kedaulatan itu semua diupayakan, kalau tidak maka kita menjadi iya Pak, iya Bu. Maaf saya pakai bahasa preman," ujar Xanana seraya bercanda dalam acara 'Supermentor 6: Leader' di XXI Ballroom, Djakarta Theatre, Jl MH Thamrin, Jakarta, Minggu (17/5/2015).
Dia berpesan, dalam berjuang sependek apapun waktu tapi agar tidak patah keyakinan. Semangat berjuang diperlukan untuk mendukung keyakinan serta prinsip yang sudah ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk generasi muda, dia juga menambahkan agar tak mudah menyerah dalam menjalani hidup di era yang sudah global dengan teknologi. Menurutnya, jangan sampai generasi muda dijajah teknologi sosial media yang kemudian menjadi belenggu.
"Kita berada di suatu zaman yang sulit, Kita sendiri adalah generasi baru untuk melihat dunia yang nyata," tuturnya.
"Lebih baik kita membawa generasi baru untuk melihat, punya visi, dan dari visi itu bisa meihat misinya sendiri untuk pembangunan yang riil," sebutnya.
(hat/vid)











































