Sang ayah, Nuryanto, tidak bisa menahan kesedihan mendengar kabar putranya terjatuh saat melakukan pendakian di gunung Merapi. Sehingga ia pun harus ditenangkan oleh tetangganya.
Ibunda Eri, Intan Farida mengatakan, sebelum melakukan pendakian Eri telah meminta ijin. Saat itu tidak ada firasat apapun. Hanya saja, ada permintaan yang terasa aneh sebelum melakukan pendakian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut orangtuanya, Eri memang gemar mendaki gunung. Ia sudah beberapa kali melakukan pendakian seperti di gunung Rinjani, Bromo dan lainya. Keluarga berharap Eri ditemukan selamat dan kembali ke rumah.
Eri mendaki gunung Merapi sejak tanggal 15 Mei lalu. Menurut rekannya yang naik bersama, Dicky, Eri jatuh pukul 11.00 WIB Sabtu (16/5) tak lama setelah berfoto di puncak dan terpeleset ke kawah.
(mad/mad)











































