Pencarian Besar-besaran Untuk Eri di Kawah Merapi, Tim SAR Waspadai Gas Sulfur

Pendaki Jatuh di Kawah Merapi

Pencarian Besar-besaran Untuk Eri di Kawah Merapi, Tim SAR Waspadai Gas Sulfur

- detikNews
Minggu, 17 Mei 2015 14:48 WIB
Pencarian Besar-besaran Untuk Eri di Kawah Merapi, Tim SAR Waspadai Gas Sulfur
Semarang - Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap Eri Yunanto (21), Mahasiswa teknik industri universitas Atmajaya Yogyakarta yang jatuh di kawah Gunung Merapi. Tim evakuasi bertaruh nyawa dengan melakukan pencarian dengan risiko gas dan longsor jika hujan turun.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Kantor SAR Semarang Tri Joko Priyono mengatakan pihaknya mengerahkan 22 personel lagi untuk melakukan pencarian pagi ini. Tim dari Semarang akan bergabung dengan tim gabungan dari Basarnas, SAR DIY, Guruh Merapi, PMI, AKPOL dan Mapala.

"Setelah memberangkatkan dua SRU, siang ini kembali diberangkatkan satu SRU lagi dengan jumalh personel 22 orang. Tim SAR gabungan yang diberangkatkan SRU tiga terdiri atas Basarnas, SAR DIY, Guruh Merapi, PMI, AKPOL dan Mapala. Total seluruh personel yang terlibat lebih dari seratus orang," kata Joko lewat pesan singkat kepada detikcom, Minggu (17/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pencarian di kawah, lanjut Joko, dilakukan sekitar pukul 10.00 sampai 13.00 berdasarkan rekomendasi Badan Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi Yogyakarta (BVMBG). Jika melewati batas waktu itu maka dikhawatirkan terjadi embusan gas sulfur yang berbahaya.

"Di luar itu ditakutkan gas akan mengembus ke atas. Selain itu, cuaca juga perlu diperhatikan. Jika turun hujan agar tidak dipaksakan untuk turun ke kawah. Karena dikhawatirkan akan terjadi longsoran pada dinding kawah yang labil," tegasnya.

Eri yang merupakan warga Dusun Biru Tengah Rt 03 RW 30 kelurahan Trianggo, kec gamping Sleman itu jatuh ke kawah Gunung Merapi sekitar pukul 11.00 hari Sabtu (16/5) kemarin. Berdasarkan keterangan Irfan, kakak ipar korban kepada tim SAR, Eri dan temannya, Dicky (21) bermaksud turun dari puncak, namun korban terpeleset dan jatuh ke kawah.

"Dia memang hobi naik gunung. Dia sudah berkali kali naik gunung. Terakhir dia naik gunung Rinjani, belum lama ini," kata Irfan kepada Tim SAR di posko Selo.

(alg/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads