Retno Listyarti siang ini memberi klarifikasi terkair pencopotannya sebagai Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta. Ia kembali angkat bicara setelah memilih bungkam selama 1 bulan.
"Saya mencoba cooling down. Saya yang dikenal dekat dengan media kemudian memutuskan tidak berbicara ke media, kira-kira selama 1 bulan," kata Retno di kantor YLBHI, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2015).
Ia terakhir kali bisa dimintai keterangan pada 17 April 2015. Saat itu ia menjelaskan mengenai kronologi kejadian pemecatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini sudah banyak hal yang disampaikan. Sebenarnya saat ini saya hanya ingin cooling down," ujar Retno.
"Saat itu tanggal 14 April 2015, saya menerima undangan talkshow dari TV One selama 1 jam. Lokasinya di SMA 2 bersama Menteri Anies," lanjutnya.
Ia tidak tahu bahwa di SMA 2 juga akan ada Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).
Retno menjelaskan, saat itu ia berada di talkshow hanya selama 10 menit. Ia meminta izin pulang ke SMA 3 sebelum waktu UN dimulai. Pukul 07.26 WIB ia sudah kembali berada di SMA 3.
"Jika dikaitkan dengan pelaksanaan UN, tidak terjadi apa-apa," jelas Retno.
"Karena itulah saya hadir ke YLBHI dan meminta dibuatkan legal opini," imbuhnya.
(rna/mad)










































