"Diharapkan Gubernur tahu yang sebenarnya dan bisa memperbaiki keputusan bawahannya (Dinas Pendidikan DKI)," kata pendamping Retno dari LBH Jakarta, Muhamad Isnur, kepada detikcom, Minggu (17/5/2015).
Klarifikasi akan dilakukan Retno hari ini di Gedung LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) diharapkannya bisa mengerti apa yang dilakukan Retno. Meski begitu Retno tak mengharapkan dirinya bisa menjadi Kepala Sekolah SMA 3 lagi setelah digantikan oleh Ratna Budiarti mantan Kepala Sekolah SMA 29 Jakarta.
"Beliau (Retno) tidak mengharapkan untuk menjadi Kepala Sekolah lagi, hanya saja minimal kebenaran bisa terungkap," kata Isnur.
Pangkal permasalahan digantinya Retno sebagai Kepala Sekolah SMA 3 Jakarta ini terjadi pada hari Ujian Nasional, 14 April lalu. Saat itu Sekjen Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) ini meninggalkan sekolah sebelum UN berlangsung untuk menghadiri wawancara dengan televisi swasta. Namun kejadian yang sebenarnya akan dibeberkan Retno pada pukul 11.00 WIB nanti.
"Retno terkejut dengan pernyataan Ahok yang akan memecat dia tanpa melakukan cek dan klarifikasi tentang peristiwa yang menjadikan Retno sebagai sorotan," tutur Isnur.
(dnu/bar)











































