Ketua MPR Zulkifli Hasan meresmikan Rusunawa khusus untuk para santri di Ponpes Husnayain Cijantung. Ketua MPR berpesan pendidikan di pesantren jangan sampai kalah dengan sekolah umum.
Para santri diharapkan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperdalam agama Islam. "Para santri harus menguasai Iptek dan agama," kata Zulkifli Hasan pada acara tasyakuran peresmian Rusunawa untuk para santri Pondok Pesantren Husnayain, di Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, seperti siaran persnya, Sabtu (16/5/2015).
Zulkifli memberi contoh sekolah Islam yang tampil dalam International Festival Language and Culture beberapa waktu lalu. Pada festival itu tampil sekolah Islam yang mempertunjukkan seni budaya. "Gaya dan penampilan mereka luar biasa," kata Zulkifli yang terkesan dengan pertunjukan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rusunawa untuk santri ponpok pesantren Husnayain terdiri dari tiga lantai dengan kapasitas sebanyak 120 santri. Tasyakuran dihadiri pengasuh pesantren Husnayin KH Cholil Ridwan, Wakil Ketua Yayasan Husnayain Muchdi PR, Walikota Jakarta Timur Bambang, Ketua Umum PBB MS Kaban.
(van/bar)











































