Polisi Tembak Kepala Sendiri, Mabes Polri: Mental Belum Kuat Hadapi Kerasnya Hidup

Polisi Tembak Kepala Sendiri, Mabes Polri: Mental Belum Kuat Hadapi Kerasnya Hidup

- detikNews
Sabtu, 16 Mei 2015 18:18 WIB
Polisi Tembak Kepala Sendiri, Mabes Polri: Mental Belum Kuat Hadapi Kerasnya Hidup
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan berbaju putih (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Brigadir Wahyudi tewas dengan menembak kepala sendiri di rumah kekasihnya di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Mabes Polri menilai hal itu terjadi karena mental pelaku belum kuat menghadapi ancaman kehidupan.

"Mereka mental belum mampu menghadapi ancaman-ancaman karena kehidupan itu keras. Kalau tidak siap dari diri sendiri dan tidak kuat agama akan ambil jalan pintas," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, usai menemui 5 orang anak di safe house, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2015).

(Baca: Pertengkaran Terakhir Brigadir Wahyudi dengan Pacarnya Sebelum Bunuh Diri)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anton untuk menjadi polisi bukan hanya kuat fisik dan ilmu tetapi juga harus kuat mental. Namun jika masih ada kasus bunuh diri ini harus ada evaluasi untuk mencari penyebabnya.

"Dididik demikian belum cukup. Ini kajian masukan ke Lembaga Pendidik bagaimana bunuh diri dan temperamental. Harus kita evaluasi. Kalau gagal ada faktor apa," ucapnya.

Anton juga tak setuju jika kasus bunuh diri ini dikaitkan karena masalah gaji. Menurutnya faktor utama penyebabnya dimungkinkan karena mental dan masalah pribadi.

"Saya kira itu (gaji) bisa, tapi kecil (kemungkinan) karena ini mental. Dulu pejuang tidak pakai gaji. Ini masalah cinta, utang, pribadi dan konsumerisme," ujar Anton.

"Tiap kasus berbeda. Masih diselidiki," tambahnya.
β€Ž

(slm/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads