"Mereka mental belum mampu menghadapi ancaman-ancaman karena kehidupan itu keras. Kalau tidak siap dari diri sendiri dan tidak kuat agama akan ambil jalan pintas," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, usai menemui 5 orang anak di safe house, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2015).
(Baca: Pertengkaran Terakhir Brigadir Wahyudi dengan Pacarnya Sebelum Bunuh Diri)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dididik demikian belum cukup. Ini kajian masukan ke Lembaga Pendidik bagaimana bunuh diri dan temperamental. Harus kita evaluasi. Kalau gagal ada faktor apa," ucapnya.
Anton juga tak setuju jika kasus bunuh diri ini dikaitkan karena masalah gaji. Menurutnya faktor utama penyebabnya dimungkinkan karena mental dan masalah pribadi.
"Saya kira itu (gaji) bisa, tapi kecil (kemungkinan) karena ini mental. Dulu pejuang tidak pakai gaji. Ini masalah cinta, utang, pribadi dan konsumerisme," ujar Anton.
"Tiap kasus berbeda. Masih diselidiki," tambahnya.
β
(slm/gah)











































