Menurut Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DKI Jakarta, Sapari, razia dilakukan Sabtu (16/5/2015) dinihari. Dari 75 pengunjung yang dites urine, sebanyak 38 positif narkoba.
"Dari 38 itu, 30 orang laki-laki, sisanya perempuan. Sekarang sedang diassessment di BNNP DKI," kata Sapari saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BNNP DKI pun berhasil menemukan sejumlah alat bukti. Seperti 109 tablet diduga narkoba jenis ekstasi dengan logo 'Superman' yang tidak diketahui pemiliknya. Petugas juga menemukan paket ganja, 3 alat isap sabu atau bong, dan juga senjata.
"Alat bukti lain yang kami dapatkan senjata api soft gun, yang punya salah satu orang yang positif (narkoba), dari pengakuannya dia PNS. Sedang didalami, buat apa airsoft gun dibawa ke tempat hiburan," jelas Sapari.
Sementara itu, nasib dari 38 pengunjung yang positif narkoba dan kini sedang didalami BNNP DKI masih menunggu hasil pemeriksaan dokter dan penyidik. Sebab, kata Sapari, bisa saja di antara mereka ada yang menjadi bandar narkoba.
"Tergantung, nanti hasil rekomendasi dari dokternya gimana. Apa direhabilitasi atau rawat jalan, tapi juga lihat dari pengembangan penyidiknya. Mungkin ada yang kategori bandar, masih terus didalami," tutup Sapari.
(ear/gah)











































