Adalah TDP (16) dan IMP (16) dua sejoli pelaku perampokan taksi Express pada Sabtu (16/5/2015) dinihari. Mereka sebelumnya menyetop armada taksi Express bernomor pintu ED0078 dari Kemang, Jakarta Selatan.
"Kedua pelaku masih pelajar itu awalnya naik taksi dari kawasan Kemang untuk pulang ke Tangerang. Namun di tengah jalan mereka meminta melewati daerah Kebon Jeruk dengan alasan menjemput temannya karena tidak memiliki uang," jelas Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet, Sabtu (16/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tengah jalan muncul tindak kejahatan. Sang wanita dari belakang cekik sopir menggunakan kain kacu pramuka. Lalu yang cowok yang duduk di depan memukuli sopir dengan tongsis. Setelah itu sopir ditendang keluar dan berteriak rampok," jelas Slamet.
Sejoli muda usia itu langsung membawa kabur taksi. Namun tak berselang lama Taksi Express dengan nopol B 1389 BTB itu menabrak pembatas jalan di perempatan Srengseng setelah sempat dikejar petugas kepolisian dini hari tadi sekitar pukul 03.42 WIB.
Kini, dua remaja itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka langsung menjalani pemeriksaan di Polsek Kebon Jeruk. Dari kejadian ini polisi mengamankan 1 Kacu Pramuka, 1 tongsis dan mobil taksi Express B 1389 BTB.
(kha/kha)











































