Taksi Express yang mengalami kecelakaan di Srengseng merupakan taksi yang dirampok penumpangnya. Kedua penumpang (sebelumnya disebut tiga penumpang, -red) yang merupakan pasangan itu diketahui masih berstatus pelajar.
Menurut Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet, kedua perampok ialah TDP (16) dan IMP (16). Keduanya pasangan kekasih yang tidak memiliki uang untuk membayar uang taksi.
"Kedua pelaku masih pelajar itu awalnya naik taksi dari kawasan Kemang untuk pulang ke Tangerang. Namun di tengah jalan mereka meminta melewati daerah Kebon Jeruk dengan alasan menjemput temannya karena tidak memiliki uang," jelas Slamet di Polsek Kebon Jeruk, Sabtu (16/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tengah jalan muncul tindak kejahatan. Sang wanita dari belakang cekik sopir menggunakan kain kacu pramuka. Lalu yang cowok yang duduk di depan memukuli sopir dengan tongsis. Setelah itu sopir ditendang keluar dan berteriak rampok," jelas Slamet.
Tidak jauh, anggota yang tersenggol taksipun mengejar keduanya dan mobil taksi lalu menabrak trotoar. Keduanya lalu diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Kembangan.
"Namun karena TKP Kebon Jeruk, kasus ini dilimpahkan ke sini," jelas Slamet.
Dari kejadian ini polisi mengamankan 1 Kacu Pramuka, 1 tongsis dan mobil taksi Express B 1389 BTB. "Keduanya saat ini masih diperiksa," tutup Slamet.
(spt/kha)











































