Polisi Telusuri Asal Pisau yang Digunakan untuk Membunuh di Lapas Kerobokan

Polisi Telusuri Asal Pisau yang Digunakan untuk Membunuh di Lapas Kerobokan

- detikNews
Sabtu, 16 Mei 2015 10:03 WIB
Jakarta - Polres Badung terus melakukan penyidikan kasus pembunuhan antar napi di Lapas Kerobokan, Bali. Polisi saat ini sedang menelusuri dari mana tersangka SM memperoleh pisau yang digunakan untuk menusuk rekannya, HS, sesama penghuni lapas tersebut.

"Kita menelusuri dari mana dia dapat senjata tajam pisau itu. Kita koordinasiakan dengan petugas lapas, termasuk pencegahan masuknya sajam ke lapas," kata Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (16/5/2015).

Jenderal bintang dua itu menjelaskan, SM merupakan napi kasus narkoba. Polisi Badung telah menahan SM untuk menjalani pemeriksaan sambil mendapat rehabilitasi narkoba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ditahan sambil jalani rehabilitasi. Dia napi narkoba ya, kita sudah kordinasikan juga dengan BNN Provinsi," ujar Ronny.

Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini seperti petugas lapas dan beberapa napi atau tahanan yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk dimintai keterangan.

"Kita masih mendalami semua yang berkaitan dengan melalui saksi-saksi," pungkasnya.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/5/2015) lalu sekitar puul 16.00 Wita itu, SM yang dalam kondisi emosi karena diejek kemudian berusaha mencari si pengejek. Namun SM dihalangi oleh rekan-rekannya sesama napi.

"Saat dia (SM) cari yang mengejek, dia dihalangi kawan-kawan yang lain, karena dia marah, dia tusuk yang menghalangi, menggunakan pisau," ujar mantan Kadiv Humas Polri itu.

Namun HS yang menjadi korban penusukan hingga akhirnya tewas itu bukanlah orang yang mengejek SM. "Bukan (HS yang mengejek), (napi) yang mengejek saat dimintai keterangan mengaku dia tak tahu masalah," terangnya.

Jenderal bintang dua itu mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Selain HS, napi lain dengan inisial AN juga menjadi korban dan mengalami luka berat. AN saat ini sedang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Sanglah, Bali.

(idh/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads