Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Orangtua Telantarkan Anak

Anak Ditelantarkan Orang Tua

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Orangtua Telantarkan Anak

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 16 Mei 2015 08:49 WIB
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Orangtua Telantarkan Anak
Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka pada kasus dugaan orangtua yang menelantarkan 5 anaknya di Cibubur. Polisi masih menunggu hasil visum untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Sampai sejauh ini (pemeriksaan) masih fokus pada kasus kekerasan anak, tinggal nunggu hasil visum," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didi Hayamansyah saat dihubungi detikcom, Jumat (15/5/2015) malam.

Terkait narkoba jenis sabu yang ditemukan di rumah Utomo dan istrinya di Perumahan Citra Gran Cluster Nusa Dua Blok E8 No 37, Cibubur, Jakarta Timur. Penanganan lebih lanjut soal narkoba itu ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Soal penemuan narkoba) itu ke Dit Resnarkoba. Sambil menunggu hasil visum, tindak pidana lain biarkan berjalan," ujarnya.

Pengungkapan penelantaran anak dilakukan KPAI bersama Kepolisian pada Kamis (14/5) lalu. KPAI lantas membawa kelima anak yang diduga ditelantarkan ke safe house. Sedangkan orangtua mereka masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Lima anak pasangan pasutri Utomo Perbowo dan Nurindria Sari yang saat ini berada di safe house sudah ditemui oleh psikolog. Mereka kemudian mengungkapkan kekerasan fisik yang dilakukan ayahnya selama ini.

"Jadi setelah dilakukan assessment, kelima anak ini mengalami indikasi stres trauma panjang yang berkelanjutan. Baik trauma secara fisiki maupun non fisik," ujar psikolog Prof Sarlito W Sarwono.

Kepada Sarlito, D bercerita bagaimana penyiksaan fisik yang dilakukan oleh ayahnya. "Kekerasan fisik macam-macam, diborgol, diancam dengan pistol korek sampai berdarah dipukul. Khusus D," ucap Sarlito.

(idh/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads