PWNU Jatim Larang NU Terlibat Pilkada
Rabu, 16 Feb 2005 11:03 WIB
Surabaya - Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melarang NU secara institusional dilibatkan dalam dukung mendukung calon kepala daerah. "Secara institusi NU tidak boleh terlibat. Namun seperti biasanya, jika sudah muncul nama-nama yang pasti, maka tokoh-tokoh NU akan diminta pertimbangan oleh masyarakat setempat. Itu gak masalah, asalkan itu personal," ujar Ketua PWNU Jatim Ali Maschan Musa saat ditemui wartawan di kediamannya, Jalan Jemur Wonosari, Gang Lebar, Surabaya, Rabu (16/2/2005).Meski begitu Ali Maschan tidak melarang jika ada tokoh NU yang mencalonkan atau dicalonkan sebagai kepala daerah. "Namun jika yang bersangkutan pengurus harian NU, maka dia harus non aktif. Jika tidak mau harus diberhentikan secara hormat. Ini sesuai AD/ART yang ada," ujarnya.Seperti diketahui, di Jawa Timur dalam waktu dekat akan dilakukan pemilihan kepala daerah di 16 kabupatan dan kotamadya. Dan untuk mengantisipasi NU dilibatkan dalam dukung mendukung, PWNU telah mengirim surat edaran ke Pengurus Cabang NU se-Jawa Timur."PWNU sudah mengeluarkan surat edaran ke cabang-cabang mengenai soal itu. Tak dipungkiri para calon kepala daerah akan berlomba-loba meminta restu," katanya. Kakak Ali Maskyur Musa, salah seorang anggota DPRRI ini mencontohkan banyak calon walikota Surabaya yang menelpon menghubungi dirinya. "Tapi apakah saya menolak jika mereka datang ke rumah saya. Kan gak papa. Ya saya restui. Siapapun yang datang saya restui," tambahnya.Ia juga mencontohkan tadi pagi Arif Affandi Pemimpin Redaksi Jawa Pos mendatangi rumahnya, pukul 8.00 Wib. "Dia gak ngomong banyak, hanya bilang akan maju satu paket dengan Bambang DH dari PDIP. Ya gak papa, ya gitu saja,' kata Ali Maschan.Namun ia menegaskan secara struktural NU tak boleh terlibat dukung mendukung. "Kita akan jaga jarak,termasuk dengan PKB. Secara institusional tak ada yang tidak kita dukung.Siapapun yang terpilih, asal demi kemaslahatan bangsa dan sesuai prosedur akan kita dukung," katanya.
(jon/)











































