Kesulitan Ungkap Kasus Akseyna, Polisi: Hambatan di Alat Bukti dan Saksi

Misteri Kematian Mahasiswa UI

Kesulitan Ungkap Kasus Akseyna, Polisi: Hambatan di Alat Bukti dan Saksi

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2015 22:20 WIB
Kesulitan Ungkap Kasus Akseyna, Polisi: Hambatan di Alat Bukti dan Saksi
Jakarta - Jajaran Reskrim Polres Depok kesulitan dalam mengungkap penyebab kematian mahasiswa Biologi UI Akseyna Ahad Dori (19). Polisi menemui hambatan karena kurangnya barang bukti dan saksi.

"Barang bukti masih minim, kesaksiannya juga nggak ada. Hambatannya alat bukti dan saksi," ungkap Kapolres Depok Kombes Ahmad Subarkah di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jaksel, Jumat (15/5/2015).

Meski begitu, menurut Subarkah, pihaknya masih terus berupaya untuk menyelesaikan teka-teki kematian putra Kolonel (Sus) Mardoto tersebut. Subarkah juga belum bisa memberikan perkembangan mengenai analisa tangan terkait surat wasiat kematian Akseyna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal sebelumnya Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Teguh Nugroho menyatakan pihaknya memanggil ahli grafolog (penganalisa tulisan tangan) dari American Handwriting Analysis Foundation, Deborah Dewi. Ada dugaan surat wasiat tersebut bukanlah tulisan Akseyna yang tewas tenggelam di danau UI pada Kamis (26/3) lalu.

"Anggota terus menyelidik, semua kita kroscek. Masih kita periksa semua. (Saksi) kita masih gali terus, saksi 3, 4 atau 2 kali pun masih kita periksa. (Deborah) Belum (dipanggil). Ada beberapa pembanding," kata Subarkah.

Mengenai kemungkinan Akseyna dibunuh, Subarkah menyatakan belum ada indikasi ke arah sana. Berbeda dengan pernyataan ia sebelumnya.

"Belum (ada indikasi dibunuh), nanti kalau sudah ada baru kita kasih tau. Nggak ada (saya bilang) dibunuh. Saya nggak ngomong, apakah dibunuh, terbunuh atau dibunuh," tukasnya.

Beberapa waktu lalu, Subarkah sempat memberi keterangan pihaknya menemukan titik terang ke arah pembunuhan dalam kasus Akseyna. "Titik terangnya ke pembunuhan ada, tapi kita masih belum berani menyimpulkan itu karena masih belum ada bukti-bukti kuat. (Tewasnya Akseyna) kasus yang cukup sulit, bukti permulaan di lokasi kurang" terang Subarkah di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (4/5).

(ear/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads