Muhammad Riduansyah (MR) warga Tarakan, Kalimantan Utara, terduga teroris yang diamankan di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda bersama keluarganya ini mengaku akan pergi ke Turki. Sebelum menuju ke Turki, mereka transit terlebih dahulu di Penang, Malaysia.
"Kita masih belum banyak perkembangannya. Cuma beberapa data dari handphone saja, dari Surabaya Indonesia ke Malaysia sampai tujuannya ke Turki, dan dia sudah memesan kamar untuk mereka-mereka itu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Kombes Pol Bambang Priyambadha kepada wartawan usai salat Jumat di Masjid Nurul Huda kompleks mapolda, Jalan A Yani, Jumat (15/5/2015).
Bambang menerangkan, Polda Jatim masih belum bisa mengorek keterangan lebih detail dari terduga Riduansyah. Pihaknya pun masih menunggu tim penyidik dari Densus 88 Mabes Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kapolres Tuban, Jawa Timur ini menerangkan, terduga saat ditanya kepada siapa, siapa yang memberangkatkan, kemudian ke sana itu menemui siapa.
"Dia masih belum mau menyampaikan. Itu keterbatasan kita, sehingga kita masih menunggu Densus, karena itu nanti kan yang menangani seterusnya atau sampai tuntas kan Densus," tuturnnya.
Penahanan MR bersama 5 orang lainnya saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim.
"Kita sekarang masih memiliki kesempatan 6 x 24 jam," tandasnya. (Baca: Terduga Teroris DPO Interpol Diamankan di Terminal 2 Bandara Juanda)
(roi/try)










































