Warga di Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua Blok E8 Nomor 37 ini membuat geger. Betapa tidak, warga sekitar mengetahui ada anak yang tidak diperbolehkan masuk ke rumah dan tidak bersekolah.
Tidak tanggung-tanggung, sang anak malang itu sudah sebulan luntang-lantung dan bersepeda di sekitar kompleks. Warga yang iba bergantian membantu anak tersebut memberikan makan bahkan pakaian. Bila malam tiba, anak itu terpaksa tidur di pos jaga.
Melihat hal itu, bagaimana tanggapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanya polisi. Nanti tanya sama KPAI ahlinya," lanjutnya.
Sekjen KPAI, Erlinda yang membawa ketiga anak milik dosen tersebut. Anak Utomo Purnomo dan Nurindria itu kerap menangis histeris.
"Untuk si kecil kondisinya sangat stabil. Trauma justru dialami oleh D dan anak kembarnya yakni C dan L. Mereka sangat depresi hingga sering menangis sendiri. Sementara A justru menangis ketika kita pisahkan dengan ibunya," paparnya, Kamis (14/5) lalu.
(aws/rjo)











































