Nurindria Sari, ibunda AD (8) membantah keras telah menelantarkan anaknya. Menurutnya, AD lah yang memilih keluar dari rumah tersebut. Ia juga menyebut jika anaknya suka mencuri.
"Ya Allah, enggak benar itu (menelantarkan). Itu emang anaknya sendiri yang enggak mau pulang ke rumah," ujar Iin panggilan Nurindria, Kamis (14/5/2015).
Soal 'kepergian' anaknya dari rumahnya yang terletak di Perumahan Citra Gran Cluster Nusa Dua Blok E8 No 37 itu, Iin bercerita panjang lebar. Menurutnya, anak ketiganya itu meninggalkan rumahnya karena ketahuan mencuri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โSaat kembali disinggung soal AD, Iin bercerita lain lagi. Kali ini, ia mengatakan jika anaknya itu disekap oleh tetangganya.
"Itu anak saya disekap sama tetangga Pak, tangkap saja Pak sekalian biar satu sel," katanya sambil tertawa cekikikan.
Namun, hal yang berbeda diceritakan oleh para tetangga Iin. Anaknya, AD diusir dari rumahnya sejak satu bulan lalu. AD tidak diberi masuk ke dalam rumah oleh orangtuanya. Selama diusir itu, AD tinggal di pos satpam.
Warga yang merasa prihatin dengan kโondisi AD memberinya makan dan pakaian untuk berganti. Terkadang, tetangga juga membawa AD untuk menginap di rumah warga.
"Anaknya suka tidur di pos satpam, kasihan," kata Hendro, warga sekitar.
Tidak hanya itu, warga juga sering mendengar suara jeritan dan tangisan bocah-bocah kecil dari dalam rumah tersebut.
(mei/rna)











































