Dari informasi yang dihimpun, pada Kamis (14/5/2015) siang, MR hendak berangkat ke Penang, Malaysia, bersama 4 orang dan 1 anak berumur 2 tahun yakni SH (perempuan), ZTF (laki-laki), AMM (laki-laki), HSL (laki-laki) dan AMM (laki-laki), melalui bandara T2 Juanda. Mereka rencananya take off dari Juanda dengan menggunakan pesawat AirAsia QZ386 pukul 12.50 WIB.
Saat dilakukan pengecekkan paspor oleh petugas imigrasi di Bandara T2 Juanda, muncul atas nama MR sebagai DPO dari interpol. Petugas pun menghentikan rencana perjalanan mereka dan menyerahkan MR beserta keluarganya ke kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enang mengaku masih belum mendapatkan informasi secara detail dari anak buahnya tentang penangkapan MR, karena sore tadi baru mendarat ke Surabaya.
"Kita tangguhkan keberangkatannya," terangnya.
(roi/jor)











































