Pembangunan Pasar Johar dan Yaik Dimulai Secepatnya Tahun 2016

Pembangunan Pasar Johar dan Yaik Dimulai Secepatnya Tahun 2016

- detikNews
Kamis, 14 Mei 2015 15:23 WIB
Pembangunan Pasar Johar dan Yaik Dimulai Secepatnya Tahun 2016
Jakarta - Pembangunan Pasar Johar dan Yaik Permai yang ludes terbakar diperkirakan baru bisa dimulai tahun 2016. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, juga berjanji tidak akan ada campur tangan investor dalam pelaksanaannya.

Hal itu diungkapkan Hendrar atau yang akrab disapa Hendy usai melakukan pertemuan dengan para pedagang di Mushola Pasar Yaik Baru. Pembangunan tidak bisa cepat dilakukan karena terkait anggaran dan pembahasan teknis pembangunan.

"Komitmennya harus segera tapi dibangun paling cepat tahun 2016," kata Hendy, Kamis (14/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuannya dengan para pedagang, Hendy beberapa kali menegaskan tidak akan menggaet investor dalam pembangunan pasar karena akan memberatkan pedagang. Hal itu pula yang dilakukan untuk membangun 10 pasar dalam kurun waktu 5 tahun yang salah satunya adalah Pasar Bulu.

"Pasar ini tidak akan dibangun investor, tanggungjawab Pemkot dan Pemprov," tegasnya.

Ia juga menyampaikan kepada pedagang agar jangan percaya dengan isu kebakaran Pasar Johar disengaja agar investor bisa masuk.

"Kami bangun 10 pasar dengan APBD (tanpa investor) kok tidak dilihat. Jangan percaya wong-wong ora ceto sing memperkeruh suasana, jewer wae," pungkasnya.

Saat ini ribuan pedagang yang kehilangan kiosnya ditempatkan di empat lokasi darurat. Rencananya H+7 Idul Fitri para pedagang bisa menempati lokasi relokasi sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah.

Sementara itu terkait bangunan Pasar Johar yang ditetapkan menjadi cagar budaya, pihaknya berjanji tetap akan melestarikannya. Ia juga sudah berkoordinasi dengan tim ahli cagar budaya.

"Sudah saling komunikasi tapi belum ke lapangan, sudah saya sampaikan gagasan, mungkin baru minggu depan. Kita lestarikan karena peninggalan jaman dulu, tapi perlu ditelisik ahli," ujarnya.

Terpisah, Arsitek dan tim ahli cagar budaya, Widya Wijayanti mengatakan pemugaran cagar budaya Pasar Johar harus menggunakan kualitas beton yang sama kuatnya. Dari penelitian yang dilakukan oleh tim dari UNIKA tahun 2006 lalu, kualitas beton masih K400 atau berkekuatan tekan 400 kg/m2.

"Pemugaran harus menggunakan beton yang sama, itu justru menjadi tantangan," kata Widya saat berbincang dengan detikcom.

(alg/aan)


Berita Terkait