"Korban sering menelepon tersangka dan mengaku hamil gara-gara pacaran. Padahal, selama pacaran tidak pernah berhubungan badan," terang Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, Kamis (14/5/2015).
Tersangka ditangkap pada Selasa (12/5), sedang jasad korban ditemukan pada Senin (11/5) di perkebunan sawit di Ambawang, Pontianak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kemudian jasad korban ditemukan dan salah seorang keponakannya mengaku kalau terakhir kali mengantarkan korban bertemu tersangka di warung bakso.
"Tersangka mengaku saat itu sedang menghadapi UN dan jengkel diteror korban," tutur Arief.
Tersangka membunuh korban pada 20 April lalu. Sedang suami korban melaporkan kehilangan pada akhir April. Pihak kepolisian sebelumnya sempat memeriksa tersangka namun tersangka mengelak, saat itu jasad belum ditemukan.
"Setelah jasad ditemukan, tersangka diperiksa kembali dan mengakui perbuatannya," tegas Arief.
Tersangka saat ini ditahan di Mapolresta Pontianak dan dipidana atas kasus pembunuhan.
(ndr/aan)










































