Praktik prostitusi online papan atas yang diduga dilakukan Robbi Abbas si mucikari dibongkar oleh kepolisian. Meski disebut polisi meraup keuntungan besar dari bisnis haram itu, sosok Robbi ternyata jauh dari kesan mewah di mata tetangga.
"Dia sering telat bayar service charge. Makanya saya enggak tahu kalau dia punya bayaran mahal. Kaget juga," kata Pegawai Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPPRS), Handono ketika ditemui di Rusun Petamburan, Rabu (13/5/2015) malam tadi.
Robbi sudah tinggal di rusun itu sejak tahun 2008. Handono kaget lantaran biaya sewa rusun yang ditunggak Robbi jumlahnya relatif murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan biaya sewa rusun itu per bulannya kurang lebih Rp 1,5 juta. "Dia nggak ada kelihatan mewah-mewahnya," kata Handono.
Robbi dijerat dengan pasal yang mengatur mengenai kegiatan permucikarian. Dia ditangkap pada Jumat (8/5) pekan lalu, ketika menjajakan artis seksi berinisial AA.
Polisi menyebut Robbi mengambil keuntungan 30 persen dari tarif sewa artis AA yang rentang harganya dari Rp 80 juta sampai 200 juta.
(fjp/trq)











































