Jasad korban ditemukan warga di perkebunan sawit pada Selasa (11/5) di Ambawang, Pontianak. Di tubuh korban, setelah dilakukan pemeriksaan ada luka cekikan.
"Sebelumnya suami korban sudah melakukan pelaporan ke Polresta Pontianak kalau istrinya hilang," terang Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, Kamis (14/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kemudian korban Syarifah ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa di ladang kelapa sawit.
"Penyidikan dilakukan dan bukti kuat didapat, apalagi kemudian ada pengakuan dari keponakan korban bahwa terakhir bertemu dengan tersangka S sejak terakhir dilaporkan hilang pada akhir Apil," urai Arief.
Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan pada S (16) yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP dan baru saja selesai UN pada Selasa (12/5).
"Setelah diperiksa, terangka mengakui telah membunuh korban di kebun sawit dan dibuang di pinggir parit. Saat ini dalam proses penyidikan Polresta Pontianak," urai Arief.
Polisi masih mendalami pengakuan S yang membunuh karena urusan asmara. Dalam pemeriksaan, S mengaku kekasih gelap Syarifah. Tersangka saat ini ditahan di Mapolresta Pontianak.
"Tersangka mengaku sebagai pacarnya," tutup Arief.
(ndr/aan)










































