DetikNews
Kamis 14 Mei 2015, 10:46 WIB

Begini Aneka Rupa SMS Esek-esek yang Mengarahkan ke 0809xxxxx

Ahmad Toriq - detikNews
Begini Aneka Rupa SMS Esek-esek yang Mengarahkan ke 0809xxxxx
Jakarta -

SMS tak jelas yang kerap bernada cabul jamak diterima oleh pengguna layanan seluler berbagai operator. Sejumlah SMS mengarahkan penerimanya untuk menelepon nomor premium call 0809xxxxx.

Soal banyaknya SMS tak jelas yang diterima pengguna handphone, pencegahan dan penanggulangannya diserahkan ke operator. Telkomsel yang menyadari kartu perdananya banyak digunakan untuk menyebar SMS esek-esek merasa tak nyaman. Operator seluler berciri khas warna merah itu pun mencoba sejumlah langkah penanggulangan.

Telkomsel akan memperkuat sistem pendeteksi spam dengan muatan negatif, tak terkecuali bermuatan transaksi seksual. "Kita punya firewall yang bisa mendeteksi konten-konten tak pantas lewat keyword (kata kunci)," kata Vice President Corporate Communication Tekomsel, Adita Irawati, saat berbincang, Rabu (13/5) kemarin.

Beda lagi dengan Indosat. Operator yang mayoritas sahamnya dimiliki perusahaan Qatar Ooredoo Group ini seolah pasrah dengan maraknya SMS esek-esek.

"Pelanggan bisa lapor ke BRTI untu tindak lanjut," kata Head of Corporate Communication Indosat, Adrian Prasanto, saat berbincang, Rabu (13/5) kemarin.

BRTI, atau Badan Regulasi Telekomunikasi, adalah sebuah lembaga independen yang diharapkan bisa melindungi kepentingan publik. BRTI mempunyai fungsi pengaturan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, pengawasan terhadap penyelenggaraan itu, hingga pengendalian.

Untuk SMS yang mengarahkan ke premium call 0809xxxxx, BRTI memastikan upaya 'penipuan' tersebut dilakukan oleh sebuah perusahaan yang menjadi mitra Telkom. Tak sulit untuk menutup nomor-nomor tersebut, tinggal eksekusi dari Telkom.

Telkom mengatakan identifikasi nomor premium call layanan mesum tak mudah. Modus operandinya kerap berubah-ubah. Namun Telkom memastikan akan segera bertindak memblokir nomor-nomor premium call nakal.

"Kita akan memberikan teguran yang ujung-ujungnya penutupan," VP Corporate Communication Telkom Arief Wibowo, Rabu (13/5) kemarin.

Kamis (14/5/2015) hari ini, redaksi detikcom masih menerima banyak aduan pembaca yang menerima SMS tak jelas mengarahkan ke nomor premium call 0809xxxxx. Beberapa di antaranya bisa dilihat di rangkaian foto di bawah ini:








(tor/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed