VP Corporate Communication Telkom Arief Wibowo, Rabu (13/5/2015) menjelaskan memang ada sejumlah provider yang telah diberi izin untuk menggunakan nomor premium call 0809xxxxxx. Namun provider-provider ini terikat perjanjian untuk mematuhi Undang-undang yang ada.
"Kalau memang ada pelanggaran, dalam hal ini UU yang berlaku adalah pornografi, kita tidak akan tinggal diam," kata Arief saat dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sekarang men-trace iklan-iklan yang bersifat pornografi, kemudian juga test call sebagai mystery guest," papar Arief.
Lantas dengan adanya langkah ansitipatisi yang cepat dari Telkom, apakah anda para pengguna handphone sudah tidak mendapatkan sms layanan esek-esek hari ini, Kamis (14/5)?
Mari berbagi pengalaman apakah hari ini sudah bersih dari sms 'esek-esek' atau tetap ada, ke redaksi@detik.com dan sertakan pula nomor kontak Anda.
(bpn/rvk)
