#SaveSiJambulKuning Masif, Warga Juga Serahkan Orangutan di BKSDA Kalteng

#SaveSiJambulKuning Masif, Warga Juga Serahkan Orangutan di BKSDA Kalteng

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2015 18:16 WIB
Jakarta - Gerakan #SaveSiJambulKuning ternyata mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang satwa liar yang dilindungi. Tidak hanya burung kakatua, masyarakat juga ada yang menyerahkan satwa lainnya seperti orangutan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Kita juga terima laporan dari BKSDA Kalteng, berupa dua ekor orang utan diserahkan, dua-duanya jantan," kata Kepala Posko #SaveSiJambulKuning, Drh Indra Eksploitasia di Kantor Kemenhut di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Indra menjelaskan dua orang utan itu masing-masing berusia 8 bulan dan 13 tahun. "Saat ini (orang utannya) berada di Orangutan Care Center Quarantine di Kalteng, dititipkan di situ," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya orangutan, BKSDA Kalteng juga menerima beruang madu yang diserahkan warga. Indra kembali menekankan kepada masyarakat luas bahwa satwa liar bukanlah hewan untuk dipelihara, sebab genetisnya berbeda dengan hewan peliharaan.

"Kalau hewan peliharaan antara keturunan pertamanya bisa dikawinkan, sementara hewan liar tidak bisa. Kalau dikawinkan, pilihannya cuma tiga, antara dia cacat mati atau mandul. Alasan kedua, kita tak tahu penyakit apa yang ada di hewan liar tersebut, bisa jadi dia pembawa penyakit tertentu yang berbahaya bagi manusia," pungkasnya mewanti-wanti.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta hari ini kembali menjemput burung kakatua jambul kuning dari masyarakat. Sebanyak 6 ekor kakatua telah dijemput BKSDA hari ini sehingga total ada 40 burung yang sudah diterima.

(idh/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads