Kusnaidi alias Utuh (45) kini tak bisa lagi ongkang-ongkang di rumah mewahnya. Ia dibekuk polisi karena terlibat dalam perampokan nasabah di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). 4 Temannya juga ikut diamankan.
"Dia (Kusnaidi) mengaku bekerja di perusahaan batubara. Karena itu tetangga tidak curiga," kata Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Arief Prasetya kepada detikcom, Rabu (13/5/2015).
Kusnaidi merupakan warga Jl Golf Perumahan Wengga, Banjarmasin. Perumahan tempat tinggalnya tergolong mewah di kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pemeriksaan, Kusnaidi, Murdianto, dan Maskoni berperan sebagai eksekutor. Imam sebagai joki, sedangkan Mahyuni sebagai pemantau atau tukang survei.
"Modusnya, mereka mengawasi sasaran. Kemudian mereka membuntuti, lalu memecahkan kaca mobil saat situasi memungkinkan dan mengambil tas berisi uang," tutur Arief.
Jejak kriminal komplotan ini terendus setelah polisi memantau rekaman CCTV. Pelaku terlihat di sekitar bank sasaran, tapi tidak melakukan transaksi. Berdasarkan identifikasi wajah dan pengembangan, satu per satu anggota komplotan dibekuk.
Kanit Jatanras Polres Tanah Bumbu Ipda Wahyudi menambahkan, sejauh ini pelaku beraksi di 20 lokasi. "Mereka residivis kasus yang sama," katanya.
Saat ini, pelaku masih didalami keterangannya. Dipastikan mereka mendapatkan uang ratusan juta dari aksi kriminalnya. Barang bukti yang diamankan adalah 6 sepeda motor, laptop, tablet, TV, dan 8 ponsel.
(try/nrl)










































