"Kejadian terjadi dekat Charikot, Nepal, saat helikopter sedang menyalurkan bantuan kemanusiaan dan operasi bencana," kata juru bicara Komando Pasifik AS, Mayor Dave Eastburn sebagaimana dilansir AFP, Rabu (13/5/2015).
Ada delapan personel dalam helikopter yang hilang kontak tersebut. Belum ada laporan mengenai dugaan menghilangnya helikopter.
Nepal memang diguncang gempa lagi pada Selasa (12/5). Gempa kali ini berkekuatan 7,4 SR. Dikutip Reuters, ada 37 korban tewas dalam gempa ini,
Gempa sebelumnya terjadi pada 25 April lalu dengan kekuatan mencapai 7,8 SR yang menewaskan lebih dari 8.000 orang. Gempa yang memicu longsor salju dan rumah-rumah runtuh itu juga masih menyimpan misteri keberadaan 3 WNI yang terakhir diketahui berada di Langtang.
Badan Survei Geologi AS (USGS) melaporkan pusat gempa ada di lokasi sejauh 63 kilometer dari kota Namche Baza, dekat Pegunungan Everest dan perbatasan Tibet. Gempa bumi terbaru ini dilaporkan terasa hingga ke Tibet, New Delhi di India dan Dhaka di Bangladesh.
(fdn/aws)











































