Serah terima burung dilakukan di kediaman mereka di Cibubur, Jawa Barat, Selasa (12/5/2015). Irwansyah yang sedang ngantor di SKK Migas tidak hadir, namun ada istrinya Galuh Ferianti dan dua anaknya yang menerima tim BKSDA.
Tak hanya kakatua jambul kuning bernama Morgan, keluarga tersebut juga mengembalikan burung nuri hitam yang dilindungi. Mereka mengaku sedih, namun demi kelestarian satwa, penyerahan itu harus dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang anak Irwansyah yang duduk di kelas III SD, sempat penasaran tentang alasan pengembalian hewan tersebut. Dia sempat menanyakan arti hewan dilindungi, punah, dan lainnya.
"Dari kemarin itu dia tanya apa sih dilindungi, apa itu punah, apa yang sudah langka. Dia tanya setelah melihat berita," ucap Galuh.
"Ya kita kasih pemahaman singkat saja, kalau burung peliharaan ayahnya itu termasuk satwa langka yang harus dilindungi, jadi kita berkewajiban mengembalikannya ke habitatnya biar nanti tidak habis," sambungnya.
Serah terima burung berlangsung singkat. Setelah mengisi formulir serah terima, ketiga burung itu langsung diangkut untuk direhabilitasi dan dilepaskan ke alam liar.
(mad/nrl)











































