Meksiko Kirim Obat ke Aceh
Rabu, 16 Feb 2005 07:04 WIB
Jakarta - Kendati Meksiko termasuk salah satu negara miskin, namun semangat solidaritas dan kemanusiaan rakyat negeri itu sangat tinggi. Terbukti, sebuah pesawat Boeing 727 milik pribadi dan dua kapal militer negara Meksiko dalam waktu dekat ini akan datang ke Aceh dengan membawa bantuan obat-obatan.Obat-obatan yang dibawa sekitar 6 ton dari perusahaan swasta dan rakyat Meksiko senilai 5 juta pesos atau sebesar Rp 5 miliar. Pesawat Boeing tersebut akan berangkat melalui rute Guam dan Hawaii.Sementara dua kapal militer Mexico, yakni kapal serba guna Usumacinta dan kapal rumah sakit Zapoteco, saat ini sudah berlayar dan berada di tengah lautan menuju Indonesia untuk ke Aceh. Diperkirakan kapal tersebut akan tiba minggu ini membawa berbagai bantuan berbentuk barang yang diterima Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Meksiko dalam beberapa pekan kemarin.Dalam siaran persnya yang diterima detikcom di Jakarta, Rabu (16/2/2005) Kedubes Republik Indonesia di Meksikio menyatakan, pemerintah Meksiko juga terus menambah bantuan dengan memberangkatkan satu kapal militer lagi dengan nama lambung Papaloapan. Kapal itu telah berangkat sejak tanggal 10 Februari kemarin dan kemungkinan akan tiba di Aceh dalam pekan ini. Meski pasca bencana gempa dan tsunami di Aceh sudah berlalu tiga bulan yang lalu, namun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Meksiko terus menerima bantuan dari rakyat Mexico. Hal ini menunjukkan solidaritas yang tinggi dari negara di belahan Amerika Selatan itu.Perhatian, bantuan dan solidaritas dari pemerintah dan rakyat Mexico atas bencana yang merenggut ratusan ribu jiwa ini memang sangat luar biasa dan menyentuh. Karena belum pernah terjadi sebelumnya baik dilihat dari segi jumlah, bentuk dan ketulusan yang diberikan.Bantuan tersebut tidak saja disalurkan oleh rakyat Meksiko melalui 143 pusat-pusat bantuan di seluruh negeri, namun ada juga yang disalurkan langsung kepada KBRI Mexico City baik dalam bentuk uang sekitar US$ 500 ribu, maupun dalam bentuk pangan, pakaian, obat-obatan, dan sebagainya. Sampai hari ini rakyat Meksiko masih terus mendatangi KBRI untuk menyerahkan bantuan.Duta Besar RI di Meksiko Ahwil Lutan telah bertemu dengan Presiden Meksiko Vicente Fox dan menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan yang tinggi mewakili pemerintah dan rakyat Indonesia atas segala bantuan yang diterima.Meski jaraknya jauh, negara Meksiko merupakan salah satu negara yang rakyatnya mengirimkan relawan ke Aceh untuk membantu melakukan evakuasi jenazah. Atas kepedulian rakyat Mexico, Perwakilan PBB di Meksiko menyatakan bahwa Meksiko merupakan salah satu negara donor "non tradisional" dengan jumlah bantuan terbesar dibanding negara lainnya.
(mar/)











































