Wakil Ketua Majelis Tinggi PD Marzuki Alie tak jadi maju jadi caketum PD di Kongres IV di Surabaya. Marzuki mengaku tak ingin partai yang susah payah diperjuangkan tercerai berai. Sebelum mengambil keputusan itu, Marzuki sebenarnya sempat berencana maju.
Eks Ketua DPR RI tersebut pernah berkomentar SBY lebih terhormat menjadi Ketua Dewan Pembina seperti sebelum memimpin PD. "Saya yakin mayoritas kader sayang dengan SBY, tidak ingin membuat SBY menjadi terbebani, menjadi Dewan Syuro lebih terhormat (bagi SBY)," kata Marzuki melalui pesan pendek ke wartawan, Jumat (24/4/2015) lalu.
Padahal kala itu SBY sudah menyatakan siap menjalankan tugas sebagai ketua umum PD kembali. Suara mayoritas pemilik suara PD juga mendaulat SBY untuk bersedia memimpin kembali PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai kemudian muncul berbagai gerakan yang mengusik dukungan terhadap SBY agar menjadi ketua umum PD lagi. Seperti gerakan yang diberi nama Kaukus Penyelamat PD yang belakangan disebut SBY sebagai pengkhianat.
Menjelang Kongres IV PD, SBY pun buka-bukaan soal adanya orang-orang yang tak menyukai dirinya di PD, juga menyebut adanya pengkhianat di tengah arahan menjelang pembukaan kongres. SBY juga menyebut ada parpol lain yang mencoba mengobok-obok arena Kongres PD.
"SBY katakan tadi di dalam. Kalau ada yang rusak atau kacaukan, bisa disebut sebagai pengkhianat. Ada gerakan seperti itu," kata anggota Wanbin PD Dede Yusuf di arena kongres, Hotel Shangri-La, Surabaya, Selasa (12/5/2015).
Seiring sikap waspada SBY tersebut, Marzuki Alie pun telah mengambil sikap mundur teratur. Mungkin Marzuki realistis, namun dia menggunakan alasan tak ingin PD pecah.
"Terkait Kongres IV, setelah melalui perjalanan panjang, mendengar aspirasi kader dan melihat situasi politik baik internal maupun eksternal, maka saya dengan hati tulus dan ikhlas, mengajak semua kader untuk mengawal, mengamankan kongres Partai Demokrat, agar dapat berjalan dengan baik, lancar, aman, sehingga dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi Partai Demokrat dan untuk kesejahteraan rakyat," ujar Marzuki Alie saat jumpa pers di Hotel The Alana, Jalan Ketintang Baru, Surabaya, Selasa (12/5/2015).
Lalu apakah Marzuki yang pernah menjabat Sekjen PD ini akan kembali mendapatkan posisi penting di PD? Yang jelas Marzuki menegaskan dirinya tak mengincar posisi apapun.
"Sejak awal saya masuk partai, sedikit pun saya tidak pernah minta jabatan, atau manuver. Karena saya selalu berpikir jabatan itu amanah," kata Marzuki.
(van/nrl)











































