Musim Haji 2015, Garuda Dapat Jatah Flight Indonesia-Madinah

Musim Haji 2015, Garuda Dapat Jatah Flight Indonesia-Madinah

- detikNews
Selasa, 12 Mei 2015 15:41 WIB
Musim Haji 2015, Garuda Dapat Jatah Flight Indonesia-Madinah
Jakarta -

Ada yang baru dalam pelaksanaan haji 2015 oleh Kementerian Agama. Tahun ini akan diadakan penerbangan langsung dari Jakarta menuju Madinah.

"Pada tahun ini ada satu perubahan rute, diharapkan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines ikut sukseskan rute ini, yaitu dari tanah air Indonesia, langsung ke Madinah," ujar Dirjen Pelaksana Haji dan Umrah Abdul Jamil di Kantor Kementerian Agama, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).

Untuk diketahui, pada pelaksanaan haji 2015, Kementerian Agama kembali menggandeng PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines sebagai angkutan udara jemaah haji. Diharapkan, Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines bisa memberikan pelayanan terbaiknya untuk para jemaah haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saudi Arabian Airlines ini memiliki kaitan dengan yang berkaitan dengan otoritas izin pendaratan pesawat di Arab," katanya.

"Pak Menteri telah melakukan pengecekan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, yaitu bandara baru di Madinah," tambahnya.

Dikatakan Jamil, program ini dapat menghemat biaya dan waktu, terutama jika harus transit ke Jeddah kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Madinah yang memakan waktu hingga 8 jam.

"Program ini akan mengefesiensikan beberapa hal, termasuk anggaran perjalanan dan transit di Jeddah. Apalagi ini menghemat waktu yang sebelumnya harus menempuh perjalanan darat 8 jam. Karena kasihan juga para jemaah, terutama yang telah lanjut usia jika harus menempuh perjalanan darat," kata Jamil.

Lalu, bagaimana rutenya? Karena diketahui beberapa kawasan di Arab saat ini tengah 'memanas'.

"Yang saya dengar ada notice, yang semula melintasi kawasan Yaman, terus berbelok ke kanan, menyusuri Laut Merah tapi, ini berbelok ke Oman. Itu dalam rangka safety. Faktor keselamatan menjadi prioritas bagi kami," jelas Abdul Jamil.

(jor/gah)


Berita Terkait