Mega Masih Calon Paling Kuat Ketum PDIP

Mega Masih Calon Paling Kuat Ketum PDIP

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2005 00:27 WIB
Jakarta - Wasekjen DPP PDI Perjuangan Mangara Siahaan mengungkapkan hingga kini Megawati masih menjadi calon paling kuat untuk menduduki kursi ketua umum."Sejauh ini hasil konfercabsus di daerah masih menginginkan Ibu Mega menjadi ketua lagi," ujar Mangara dalam jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/2/2005).Menurutnya, sampai saat ini baru sekitar 60 persen pengurus daerah yang sudah melakukan konfercabsus. "Dan semuanya mencalonkan Ibu Mega," tukasnya.Tidak menguatnya dukungan kelompok anti mega, lanjut Mangara, disebabkan karena ide tersebut tidak diutarakan dalam konfercabsus. "Kesalahan mereka adalah mengajukan calon lain diluar proses kongres," katanya."Seharusnya mereka menyampaikan kepada utusan yang akan menjadi peserta kongres," tandasnya.AD/ART Selesai Pekan IniWasekjen Pramono Anung menjelaskan pihaknya saat ini masih melakukan finalisasi draft AD/ART. "Jumat ini merupakan pekan terakhir untuk menyelesaikan draft karena 7 Maret nanti harus sudah sampai ke tangan utusan kongres," katanya.Ia mencontohkan nama Dewan Pengurus Pusat (DPP) tidak lagi dicantumkan dalam draft AD. Istilah DPP, ujar Pram, diganti dengan Dewan Pengurus Nasional (DPN)."Perubahan ini mengacu pada UU Partai Politik. Dan nanti semangatnya pengurus untuk lebih melayani," tuturnya.Mengenai kewenangan khusus yang dimiliki ketum (hak prerogatif), Pram mengatakan hak tersebut makin diperketat penggunaannya. "Kalau dalam AD yang lama ketua umum mempunyai kewenangan yang berkaitan dengan Pancasila, UUD 1945, eksistensi partai, NKRI dan masalah organisatoris, dan draft sekarang kewenangan organisatoris dihilangkan.""Kewenangan ini dihapus karena bersifat abu-abu," ujar dia.Sementara masalah yang belum selesai dibahas, menurutnya, antara lain mengenai struktur kepengurusan dan sistem rekrutmen. "Masih ada perdebatan apakah perlu ketua harian atau tidak," demikian Pramono. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads