1. Bayar Sekali Via Halte Busway, Sopir Digaji
|
(Foto: dok detikcom/Ramses)
|
"Kami sedang melakukan lelang angkutan pengumpan. Ke depannya nanti tergabung, (TransJ) jadi satu kali bayar saja," kata Dirut PT Transportasi Jakarta, ANS Kosasih kepada detikcom yang ditulis Jumat (8/5/2015).
Kosasih mengatakan Kopaja AC saat ini memakai sistem setoran, sehingga banyak yang sembarangan agar dapat banyak penumpang. Namun nantinya setelah ada kontrak baru maka sopir Kopaja AC akan digaji seperti sopir TransJ. Pembayaran juga akan memakai sistem kilometer bukan banyaknya penumpang.
"Kalau dibayar per kilometer nggak ada alasan bagi Kopaja mengambil penumpang di tengah jalan, sama saja dapatnya," ucap Kosasih.
Kapan kontrak baru ini berlaku? Ketua Umum Kopaja Nanang Basuki mengatakan pihak Kopaja akan bekerja sama dengan PT TransJakarta untuk menggaji sopir Kopaja AC pada kontrak mendatang yakni pada bulan Juni 2015.
2. Dikelola TransJ Masih Melanggar, Diberi Sanksi
|
(Foto: dok detikcom/Adi Nugroho)
|
"Ke depannya nanti tergabung (Kopaja dengan TransJ)," kata Dirut PT Transportasi Jakarta, ANS Kosasih kepada detikcom yang ditulis Jumat (8/5/2015).
Kosasih mengatakan penggabungan ini akan dilakukan di kontrak baru mendatang yakni pada pertengahan tahun 2015. Dengan sistem ini maka Kopaja AC yang awalnya hanya menggunakan jalur saja, ke depannya akan digaji oleh pihak TransJ. Sehingga tidak ada lagi sopir yang kebut-kebutan untuk kejar setoran.
Kopaja AC akan dibayar dengan sistem perkilometer. Sehingga jika ingin dapat bayaran lebih, Kopaja AC harus tertib di jalur dan tidak boleh berhenti sembarangan. Jika ada Kopaja AC yang 'nakal' misalnya masih menurunkan penumpang sembarangan, menyetir ugal-ugalan hingga membahayakan penumpang, maka sanksi tegas akan diberikan pihak TransJ.
"Karena kalau sampai dia ambil penumpang di tengah jalan pasti kita sanksi, bisa kita nggak bayar. Tapi sekarang kan belum, nanti akan segera kita integrasikan," kata Kosasih.
3. Bila Masih Ugal-ugalan, 'Diusir' dari Busway
|
(Foto: dok detikcom/Ramses)
|
"Kita bilang Kopaja AC mesti cabut (kalau) sekarang masih belagu," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (12/5/2015).
Ahok menjelaskan, Juni 2015 mendatang akan datang ratusan bus Transjakarta yang baru. Diharapkan bus-bus tersebut bisa memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta yang sehari-hari memanfaatkan transportasi umum.
"Makanya kalau kita sudah ada bus lengkap, Juni udah datang semua baru terus, saya sudah bilang Hino produksi 2000 saja, saya beli. Nanti (Kopaja AC) yang belagu gini kita stop saja," tegasnya.
Halaman 2 dari 4











































