Burung langka milik Wahono dijemput tim BKSDA pagi tadi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (11/5/2015). Wahono sangat sayang pada burung cerdas tersebut.
"Seperti manusia dari hati ke hati, bicara lucu, dan ngangeni," terang Wahono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahono merawat Kaka sejak masih kecil. Ikatan mereka sangat dekat. Kaka kini sudah bicara berbagai macam kata. Maka itu tak heran, ketika hendak dimasukkan ke kandang oleh tim BKSDA, burung itu sempat terlihat menolak.
"Waktu dimasukkan kandang pun terlihat menolak gitu, bagaimana ya seakan mengerti isyaratnya untuk tidak dibawa petugas," imbuhnya.
"Memang kita tahu dari berita-berita yang ada harapannya untuk bisaβ bisa berpopulasi, kita menyadari itu. Tapi juga di rumah ini, juga sudah kita anggap seperti keluarga sendiri," paparnya.
Setiap hari, Kaka diberi makan bubur bayi rasa pisang dan susu kental manis. Dia berharap agar burungnya bisa dirawat dengan baik.
"Pesannya mudah-mudahan lebih terawat, dan bisa dikembangbiakan agar bisa menambah populasinya," pesannya.
(mad/mad)











































