Moamar Emka, penulis buku 'Jakarta Undercover' menjelaskan, sebelum melakukan prostitusi, para artis ini akan diajak 'GM' alias germonya untuk keperluan acara dan bertemu di meeting point.
"Nanti diajak makan siang atau makan malam, atau disuruh antar karaoke bareng, atau diajak belanja," ungkap Moamar, Senin (11/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti lanjut ke transaksi berikutnya, tapi masuknya lewat mucikarinya," ungkapnya.
Mucikari seorang artis ini bisa dilakukan oleh manajer artis itu sendiri, pihak agency hingga asistennya sendiri. Yang pasti, mucikari ini harus yang sudah punya link di dunia gelap prostitusi kalangan artis.
"Ya mucikarinya sudah pasti punya link yang kuat, gimana mau 'laku' dijual kalau enggak punya link yang kuat," tuturnya.
(mei/ndr)










































