"Hari ini ada lima yang sudah konfirmasi untuk penjemputan," kata Yanang Lima, Kepala Satgas Polhut BKSDA DKI Jakarta, saat dihubungi detikcom, Senin (11/5/2015).
Lima burung itu bakal dijemput di kawasan Jakarta Timur dan Bekasi. Dengan demikian, jumlah burung yang sudah dikembalikan ke alam lewat Kemenhut sudah mencapai sekitar 16 ekor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para aktivis pecinta burung memprediksi, populasi burung kakatua jambul kuning hanya tersisa 1.000-an saja khusus yang kecil. Sementara di Kepulauan Masalembu, Sumenep, Jatim, hanya tersisa 20 ekor burung kakatua kecil jambul kuning sub spesies abbotti.
Burung kakatua jambul kuning bertelur hanya setahun sekali. Jumlahnya hanya 2-3 butir saja. Artinya, reproduksi mereka memang lambat. Salah satu penyebab langkanya burung tersebut juga karena sifatnya yang monogami. Burung kakatua jambul kuning tak mau kawin dengan pasangan lain di alam.
Bagi Anda yang ingin menyusul para warga di atas silakan mengontak BKSDA terdekat atau menghubungi redaksi detikcom di email redaksi@detik.com. Jangan lupa sertakan kontak Anda.
(mad/nrl)











































