Kasus SDA, Eks Direktur Pelayanan Haji Diperiksa KPK Lagi

Kasus SDA, Eks Direktur Pelayanan Haji Diperiksa KPK Lagi

- detikNews
Senin, 11 Mei 2015 11:36 WIB
Jakarta -

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lagi saksi-saksi untuk kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2012-2013. Ada 5 saksi yang diperiksa untuk tersangka eks Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA).

Hal tersebut tertulis dalam agenda pemeriksaan KPK, Senin (11/5/2015) pagi. Saksi yang diperiksa adalah mantan Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama (Kemenag) Zainal Abidin Supi.

Selain itu, ada 4 orang saksi lain yang diperiksa KPK dari pihak swasta untuk SDA. Mereka adalah Abdul Khakim Muin, Timur Arif Riyadi, Suhartono Soekarno Reksoatmodjo, dan Yolanthiar Akbar Suprayogi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zainal Abidin Supi sebelumnya sudah pernah diperiksa KPK terkait kasus ini sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (25/8/2014) lalu di Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat keluar dari Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, Zainal saat itu sempat ditanya soal kuota haji itu. Dia mengaku pada tahun 2011 ada sisa kuota yang seharusnya digunakan untuk jamaah yang berumur 60 tahun ke atas.

"Ada kuota haji yang tidak terpakai. Dimanfaatkannya ya untuk jamaah yang diutamakan usia 60 tahun ke atas," jelas Zainal saat itu.

Namun ketika ditanya lebih jauh soal sisa kuota yang dipakai para anggota DPR yang tak bertugas, ia memilih kabur menghindari wartawan dengan naik ojek.

Beberapa hari sebelumnya, penyidik KPK juga telah memeriksa Anggota Komisi II DPR RI yang juga Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. Selain itu juga mantan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Mohammad Ali.

KPK sudah memeriksa lebih dari 150 saksi untuk kasus yang menjerat SDA ini. Sebagian besar dari mereka merupakan pihak swasta yang diperiksa untuk mendalami penggelembungan kuota jamaah haji, baik tahun anggaran 2010-2011 maupun 2012-2013.

(bar/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads