"Ini penyelidikannya kita ikuti selama 3 bulan, semua satu jaringan, sumbernya dari daerah Aceh," kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso saat gelar jumpa pers di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Senin (11/5/2015).
Untuk mengelabui petugas, sindikat ini mengirim ganja dari Aceh ke Jakarta dengan menggunakan truk. Ganja ditaruh di bawah buah-buahan yang mudah busuk dan bau agar dapat disamarkan. Selain ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 3 mobil truk dan 1 mobil Daihatsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Timsus IV Bareskrim juga berhasil menangkap tersangka Jhony Bin Alm Wellu di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada 13 April 2015 lalu. 10 Kg daun ganja kering yang diduga dari Aceh berhasil diamankan dari tangan tersangka.
Tidak hanya itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Jaksel juga menangkap jaringan narkoba tersebut di kawasan Sukmajaya, Depok, Jabar (25/4/2015). Empat tersangka atas nama Jayadi alias Ali Yahya, Sudaryatno alias Nano, Panto Khair Iskandar, dan Muhammad Iqbal beserta barang bukti 166 Kg ganja kering yang diduga dari Aceh beserta satu unit mobil Daihatsi juga diamankan.
Selanjutnya, Timsus Subdit IV juga melakukan pembuntutan dari Sumatera ke Jakarta hingga kemudian berhasil menangkap jaringan sindikat tersebut di tol dalam kota, tepatnya di atas Jembatan Slipi, Jakarta Barat, (1/5/2015). Dua tersangka atas nama Rusdi dan Sulaiman diamankan beserta barang bukti 1.400 ton ganja keris siap edar yang diduga dari Aceh.
(idh/ndr)











































