Api yang menghanguskan ribuan kios di Pasar Johar Semarang dan Pasar Yaik ternyata merambat juga ke sebagian pasar Damaran. Ajaibnya, di antara bangunan yang terbakar, musala Kyai Damar selamat dari lalapan si jago merah.
Pasar Damaran berada di sebelah timur Pasar Johar. Saat kejadian sekitar pukul 21.00 hari Sabtu (9/5) kemarin, api semakin membesar dan merambat ke pasar Damaran karena angin yang berhembus kencang.
Ketua Majelis Taklim Selapanan Ahad di musala Kiai Damar, Aliyah (44) mengatakan ia beranjak ke Mushola ketika mendengar Pasar Johar terbakar. Saat itu api belum membesar dan ia membantu evakuasi dagangan suaminya berupa bawang merah dan bawang putih dari kios ke dalam musala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api mulai membesar, kios makanan milik Aliyah juga sudah berkobar saat itu. Warga kemudian berusaha menyelamatkan musala yang terletak diantara dua kios itu dengan cara menyirami dindingnya.
Sembari menyirami, para warga dan jemaah ada yang melantunkan adzan, takbir, tasbih, takdim, dan takmid. Api ternyata mulai mengepung musala dari belakang, samping kanan dan kiri. Namun ajaib, musala tersebut tidak hangus oleh api yang akhirnya padam di pasar Damaran.
"Kami siram sambil memutari musala. Ada yang azan dan zikir. Alhamdulillah musala kami selamat dan tidak tersentuh api. Tapi dua kios saya kena," ujarnya.
Dari pantauan detikcom, musala yang terletak di depan Kampung Sumeneban, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah itu kini masih digunakan warga untuk beristirahat atau berkumpul. Sementara itu titik api di Pasar Johar dan Yaik masih menyala.
(alg/try)











































