Lama Mandek, Kadis UMKM DKI: Juni 2015 Lenggang Jakarta akan Dibuka

Lama Mandek, Kadis UMKM DKI: Juni 2015 Lenggang Jakarta akan Dibuka

- detikNews
Minggu, 10 Mei 2015 17:33 WIB
Lama Mandek, Kadis UMKM DKI: Juni 2015 Lenggang Jakarta akan Dibuka
PKL di Monas (Foto:dok detikcom)
Jakarta - Setelah sempat lama terombang-ambing, akhirnya Pemprov DKI berencana akan mengoperasikan kios program 'Lenggang Jakarta' untuk menampung PKL di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat. Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) akan meresmikan tempat usaha tersebut pada awal Juni 2015 mendatang.

"Pada 17 April 2015 lalu, kita sudah (melakukan) trial operation. (Rencana) Launching-nya awal Juni, nunggu jadwal dari Pak Gubernur karena beliau yang akan meresmikan," terang Kadis Koperasi dan UMKM Perdagangan, Joko Kundaryo, saat dihubungi, Minggu (10/5/2015).

Berdasarkan data yang dimiliki Joko, jumlah pedagang yang akan mengisi kios Lenggang Jakarta nanti ada 329 orang. Mereka terdiri dari pedagang kuliner yang akan menyajikan 52 menu masakan nusantara, aksesoris dan beragam suvenir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 52 menu masakan nusantara seperti bakso, batagor, gado-gado dan lain sebagainya. Harganya sih bervariasi, kisaran Rp 15-40 ribu per porsi," lanjutnya.

Mengikuti arahan Ahok, model transaksi pembayaran yang diterapkan pada kantin ini juga non tunai. Dengan kata lain, menggunakan kartu e-money.

"Jadi nanti pembeli semuanya belanja pakai kartu. Masing-masing pedagang sudah punya mesin EDC (Electronic Data Capture) di dekat kasir. Sehingga, nanti kartu e-money tinggal digesek (swipe)," terang Joko.

Kantin Lenggang Jakarta akan beroperasi pukul 06.00-23.00 WIB di hari biasa seperti jam buka Taman Monas. Sementara, khusus akhir pekan jam operasional mulai sore hingga keesokan paginya.

"Para pedagang minta dibablasin di akhir pekan. Dari Sabtu jam 18.00 WIB sampai Minggu pagi karena di Minggu pagi itu di Monas banyak yang lari pagi. Kita setuju dan sepakat dengan permintaan mereka," tutupnya.

Sekadar informasi, program Lenggang Jakarta merupakan kerjasama dengan corporate social responsibility (CSR) PT Sosro. Lenggang Jakarta merupakan sebutan untuk lokasi binaan, yang terletak di kawasan IRTI Monas. Program tersebut akan memberi edukasi kepada para pedagang untuk menjajakan jajanan yang higienis dan bebas bahan kimia berbahaya, seperti formalin, boraks dan minyak jelantah.

Ratusan pedagang yang terseleksi menerima kios di Lenggang Jakarta tersebut memang pedagang yang resmi berjualan. Selama pembangunan Lenggang Jakarta berlangsung, para pedagang ini diminta untuk berhenti berjualan sementara.

Untuk mengisi kekosongan waktu hingga pembangunan Lenggang Jakarta selesai, pihak Pemprov DKI Jakarta memberikan pelatihan bagi para pedagang tersebut.

(aws/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads