Informasi yang di himpun detikcom menyebutklan, WN asing Myanmar itu terdampar sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (10/5/2015). Boat tongkang yang ditumpangi terdampar di Desa Meunasah Sagoe Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara.
"Ada sekitar 500 orang etnis Rohingnya itu yang terdampar di perairan Seunuddon. Kondisi mereka sangat memprihatinkan. Saat ini mereka ditampung warga di Desa Meunasah Sagoe, Matang Raya dan Matang Tutong," kata warga Seunuddon, Reza Angkasa, kepada detikcom.
Reza menuturkan, pada saat ditemukan sebagian besar mereka tidak memakai baju serta kelaparan. Rata-rata kondisi mereka mengalami dehidrasi sedang akibat kekurangan cairan. Atas dasar kemanusiaan, masyarakat setempat berinisiatif menyumbangkan pakaian serta menyediakan dapur umum bagi korban politik negaranya.
"Kami berharap ada pihak yang peduli terhadap kondisi mereka. Saat ini warga kendala dengan komunikasi, karena mereka tidak bisa berbahasa melayu maupun Inggris," sebutnya.
(try/try)











































