Lepaskan Si Jambul Kuning, Faisal Merasa Kehilangan 'Pengabsen' Anaknya

#SaveSiJambulKuning

Lepaskan Si Jambul Kuning, Faisal Merasa Kehilangan 'Pengabsen' Anaknya

- detikNews
Minggu, 10 Mei 2015 13:18 WIB
Lepaskan Si Jambul Kuning, Faisal Merasa Kehilangan Pengabsen Anaknya
Ilustrasi/dok. detikcom
Jakarta - Lima tahun bersama dengan burung kakatua jambul kuning yang dinamai Jacob, tidak membuat Faisal enggan menyerahkannya ke Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta. Namun, hari-hari berikutnya, Faisal dan keluarga merasa ada yang hilang lantaran si kakatua selalu mengabsen anak-anaknya.

"Bakal kehilangan juga karena sudah 5 tahun, tapi kalau memang perlu dikembalikan ya harus dikembalikan," tutur Faisal kepada detikcom usai menyerahkan Jacob kepada petugas BKSDA DKI di kediamannya kawasan Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/5/2015).

Keinginan Faisal untuk menyerahkan Jacob yang sudah hidup bersamanya selama 5 tahun ke belakang ini lantaran sadar burung tersebut merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Lagipula, lanjutnya, Jacob tidak memiliki teman di rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kasihan nggak ada temannya. Jadi kalau tidak diperhatiin suka bersuara teriak gitu," sebutnya.

Diakuinya, Jacob juga sudah akrab dengan kedua anaknya yakni Japran dan Nizwan. Setiap pagi Jacob selalu memanggil nama mereka dengan riang sekadar untuk 'mengabsennya'.

"Ikatannya ya sudah lengket juga. Bisa sering nyebut nama anak saya, Japran dan Nizwan. Sudah aktif setiap hari," tutup kisah Faisal.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu mengaku ikhlas, meski merasa kehilangan. Dia membeli si jambul kuning dari salah seorang cleaning service kantornya tahun 2010 lalu. Faisal merogoh kocek sebesar Rp 400 ribu untuk memilikinya.

Warna yang bagus serta perawakannya yang kokoh membuat Faisal langsung jatuh hati. Walau bukan pencinta burung, namun dia tertarik untuk memelihara.

(aws/nwk)


Berita Terkait