"Bakal kehilangan juga karena sudah 5 tahun, tapi kalau memang perlu dikembalikan ya harus dikembalikan," tutur Faisal kepada detikcom usai menyerahkan Jacob kepada petugas BKSDA DKI di kediamannya kawasan Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/5/2015).
Keinginan Faisal untuk menyerahkan Jacob yang sudah hidup bersamanya selama 5 tahun ke belakang ini lantaran sadar burung tersebut merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Lagipula, lanjutnya, Jacob tidak memiliki teman di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakuinya, Jacob juga sudah akrab dengan kedua anaknya yakni Japran dan Nizwan. Setiap pagi Jacob selalu memanggil nama mereka dengan riang sekadar untuk 'mengabsennya'.
"Ikatannya ya sudah lengket juga. Bisa sering nyebut nama anak saya, Japran dan Nizwan. Sudah aktif setiap hari," tutup kisah Faisal.
Pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu mengaku ikhlas, meski merasa kehilangan. Dia membeli si jambul kuning dari salah seorang cleaning service kantornya tahun 2010 lalu. Faisal merogoh kocek sebesar Rp 400 ribu untuk memilikinya.
Warna yang bagus serta perawakannya yang kokoh membuat Faisal langsung jatuh hati. Walau bukan pencinta burung, namun dia tertarik untuk memelihara.
(aws/nwk)










































